Masukan Alamat Email sobat bila inginkan info dari Kak Jalil:

Cara Mengganti Favicon di Blog

Rabu, 03 April 2013


bagi yang ingin mengganti favicon favicon blognya juga, silahkan ikuti langkah-langkah cara mengubah favicon di blogger berikut ini:

1. Silahkan buat dulu gambar yang ingin dijadikan favicon dengan bentuk persegi, misalnya ukuran 100x100 atau 16x16 terserah yang penting persegi.
2. Silahkan masuk ke dasbor blog kalian.
3. Klik Tata Letak.
4. Klik Edit di sebelah tulisan Favicon.
5. Klik Browse dan pilih gambar yang telah dibuat pertama tadi.
6. Simpan.

Tapi sobat, untuk lebih memantapkan pemasangan favicon sehingga lebih kuat dan stabil, silahkan ikuti lagi langkah-langkah berikut:

1. Silahkan upload gambar sobat ke internet, misalnya di picasa atau photobucket.
2. Masuk ke dasbor blog sobat.
3. Klik Template >> Edit HTML >> Lanjutkan (jangan lupa centang Expand Template Widget).
4. Cari kode berikut: <![CDATA[
5. Letakkan kode di bawah tepat di atas kode no. 3 di atas
6. Simpan Template sobat.
7. Silahkan lihat hasilnya.

Semoga bermanfaat..

Tips Hidup


  1. Bangun pagi-pagi. Bangun lebih awal dan berjanjilah untuk merayakan hari ini dengan tidak menyia-nyiakannya sedetikpun. Lihat cahaya mentari yang menyingsing di ujung timur sana. Seperti itu juga semangat bersinar di dada anda.
  2. Nikmati makan. Jangan tergesa-gesa. Cobalah sekali ini gigit dan kunyah pelah-pelan makanan anda. Dari tiap kunyahannya, rasakan betapa enak rasanya. Nikmat sekali bukan?
  3. ACTION-kan niat anda. Punya niat sekian lama yang tak kunjung terlaksana? ACTION-kan sekarang! Mungkin anda hendak mengunjungi sanak saudara yang sudah lama tak bersua; atau mungkin sudah lama berniat ingin mengajak jalan-jalan keluarga, ACTION-kan sekarang.
  4. Belajar positive thinking. Kalau anda rasa terlalu banyak dibelenggu oleh pikiran negatif, mulai sekarang coba belajarlah ber-positive thinking. Perasaaan kalau anda tidak bisa atau sering bersikap menyalahkan misal, gantilah dengan sisi positif. Perbanyak isi pikiran dengan solusi, solusi dan solusi. Kuatkan dengan kata-kata motivasi.
  5. Waktu jatuh cinta. Ingat bagaimana rasanya waktu anda jatuh cinta pertama kali pada pasangan anda? Coba ingat dan rasakan kembali… anda pasti jadi senyum-senyum sendiri. :D

Metode Berpidato

Pidato

Berpidato yang baik tentu harus memilih metode yang baik. Metode-metode berpidato yang baik dapat dibagi menjadi berikut ini.
  1. Metode naskah, yaitu berpidato yang mengandalkan pada naskah. Metode ini dipakai biasanya dalam pidato-pidato resmi, pidato di televisi atau di radio.
  2. Metode menghafal, yaitu metode berpidato yang direncanakan jauh hari sebelumnya. Metode ini biasanya akan membosankan bagi pendengarnya.
  3. Metode impromptu/serta-merta, yaitu metode berpidato berdasarkan kebutuhan sesaat. Oleh karena itu, metode ini tanpa ada persiapan sebelumnya, sehingga hasilnya akan kurang maksimal.
  4. Metode ekstemporan (catatan kecil), yaitu metode berpidato yang direncanakan dengan menggunakan catatan kecil sebagai inti dan rangkaian pembicaraan yang akan disampaikan kepada pendengarnya.

Mengapa Produk China lebih murah ?

Kamis, 28 Februari 2013

Salah satu penyebab/faktor terpenting produk China murah adalah kebijakan pemerintah China mem-peg mata uangnya sehingga jauh di bawah nilai wajarnya (dibanding mata uang negara lain).Akibatnya, produk-produk China bisa lebih murah secara artifisial. Bilamana mata uang China dilepas ke mekanisme pasar, harga barang China akan naik signifikan.
Seandainya pemerintah Indonesia mem-peg rupiah menjadi Rp15.000 per dollar, produk Indonesia tentunya akan menjadi sangat murah di mancanegara. Tapi, bila itu dilakukan, konsumen kita dirugikan, bukan?
Soal bahan baku rayon dan rotan, itu menunjukkan industri China lebih efisien. Tenaga kerja lebih murah dan melimpah (hampir semiliar penduduk China masih berada di kelompok demografi miskin). Tapi, kita pun tentunya tak mau memperlakukan pekerja kita seperti di China.
Bilamana pemerintah menegosiasi ulang ACFTA, yang dirugikan konsumen Indonesia karena harus membeli barang lebih mahal akibat inefisiensi industrialis Indonesia sendiri--yang kini malah minta perlindungan. Pemerintah boleh dan mesti bantu industri kita, tapi jangan merugikan konsumen Indonesia sendiri.

Memanjakan pelaku industri tak akan pernah membuat mereka mandiri. Percayalah, banyak entrepreneur muda Indonesia cukup berani dan kreatif untuk bermain di pasar yang lebih terbuka.